Gaming

Mengulas tentang dunia Game

Sejarah

Mengulas berbagai sejarah di dunia

Indonesia

Mengulas tentang Negara Indonesia

Pembelajaran materi dan Tutorial

Memberikan Materi dan Tutorial

Dan Lain-Lain

Mengulas berbagai hal lain...

Sunday, May 17, 2015

Mengenal Dunia Internet





Hai agan atau aganwati..!! Gimana kabarnya? Mungkin baik baik aja ya. Kenal saya? Mungkin hanya beberapa. Oke, saya disini mau memberi tau kepada anda tentang pembelajaran di Dunia Internet. Internet adalah jaringan yang digunakan oleh masyarakat yang gadgetnya terhubung oleh suatu SSID/ISP yang nantinya bisa berkomunikasi dengan masyarakat lainnya. Internet punya beragam fungsi, antara lain bisa dipakai untuk berkomunikasi jarak jauh hingga luar negeri, bisa dipakai sebagai alat pencaharian materi yang anda inginkan, dll. Namun, anda juga harus menerima resiko dari penggunaan Internet, musti bayar sob! Tapi, ga rugi lah walau harus ngilangin uang 100 ribu untuk internet asal agan sering pake. Dibalik itu, ada sisi positif dan sisi negatif dari penggunaan internet sob. Sisi Positifnya, agan bisa mencari apa aja yang agan pengen cari, misal cari skripsi, tugas, dll. bisa dicari di internet, bahkan online shopping aja bisa loh sob! Sisi negatifnya, akhir-akhir ini banyak orang yang menyalahgunakan internet dalam kehidupan. Hal tersebut biasa dilakukan oleh orang-orang bandel, nakal saja. Karena sudah banyak video pornografi yang disebarluaskan di internet. Tidak hanya itu, bahkan ada judi online lewat internet! Lebih parahnya, para orang-orang jahat di Internet bisa membuat suatu website yang berisikan virus/malware, sehingga apabila anda membukanya anda bisa diblock akses anda dalam menggunakan gadget anda. Jadi berhati-hatilah dalam memilih provider internet. Apabila provider internet yang sudah diverifikasi oleh pemerintah, biasanya akan memblokir situs-situs yang tidak senonoh, namun internet abal-abal biasanya akan menggoncang mental anda dalam membuka apapun. Ada yang namanya DNS. DNS adalah singkatan dari Dynamic Name Server. DNS ini membuat akses internet anda dikontrol penuh oleh pemilik ISP/provider internet, sehingga seluruh kenyamanan ada ditangan mereka. Namun, anda juga jangan goyah dalam iman anda, karena masih banyak situs-situs tidak senonoh yang tidak diketahui pemerintah sehingga masih bisa dibuka. Anda mungkin akan bertanya, provider internet yang bagus apaan ya? Oke, dengan halus saya tidak bisa menjawab pertanyaan anda tersebut. Karena, tidak tentu internet yang terjamin kualitasnya bisa memblokir segala situs-situs yang tidak senonoh, dan disini saya juga tidak ingin promosi produk apapun!

Jelas gak sob? Mungkin ada yang dipertanyakan, silahkan tanya dikolom komentar! Oke sob, sampai ketemu di posting selanjutnya!

Mengenal HTML

Hai agan atau aganwati..!! Bagaimana kabarnya? Oke, pada postingan saya kali ini, mau memberi pembelajaran tentang HTML. HTML adalah singkatan dariHyperText Markup Language yang artinya bahasa program (script) yang digunakan untuk menyusun dokumen-dokumen Web. Dokumen HTML disimpat dalam format teks reguler (berupa file *.html atau *.htm) dan mengandung tag-tag yang memerintahkan web browser untuk mengeksekusi perintah-perintah yang dispesifikasikan. HTML tidak membedakan penulisan huruf besar dan huruf kecil pada penulisan elemen maupun tag. Penulisan <i> dan <I> dianggap sama. Beberapa browser ada yang tidak dapat mengenali tag tertentu, dan browser tersebut akan mengabaikan tag yang tidak dikenalinya lalu menuliskan isi di dalam tag tersebut sebagai teks biasa. HTML ini bisa dibuat melalui aplikasi apapun asalkan format belakangnya *.html atau *.htm. HTML memiliki struktur penulisan yang tidak boleh salah ataupun terbalik, salah sedikit saja sudah membuat website anda tidak dapat dikenali oleh web browser.

Oke, sekian posting saya kali ini, mungkin ada kalimat atau pertanyaan dari anda bisa dipertanyakan di kolom komentar! Sampai jumpa di posting selanjutnya !

Mengenal DDOS






Hai agan aganwati...!pada posting ane yang kali ini, ane mau memberi ilmu sama ente semua. Tema untuk posting kali ini adalah Mengenal DDOS. Kalian tau ga apa itu DDOS? DDOS adalah singkatan dari distributed denial-of-service. DDOS biasanya adalah tools yang digunakan para hacker atau defacer untuk menyerang website dan server tertentu. Tidak semua DDOS bisa berjalan dengan lancar atau mudah. Biasanya DDOS milik Anonymous yang sering bekerja dengan lancar dan fungsinya mematikan. DDOS mengarahkan kepada server yang ingin diserang hingga mati untuk sewaktu-waktu bahkan selamanya! DDOS memiliki tipe masing-masing seperti penggunaan sumber daya komputer yang berlebihan (bandwidt
h, disk space, processor), gangguan informasi konfigurasi (informasi routing), gangguan informasi status (Reset TCP Session), gangguan fisik network (jaringan trouble), memblokasi media komunikasi sehingga user satu dengan user lainnya sulit untuk terhubung, dll. DDOS dianggap sebagai pengeksekusi malware, mengapa? Berikut alasannya :
 
- Membesarkan kinerja prosesor sehingga user kesulitan untuk mengerjakan aktivitas
- Pemicu terjadinya error pada microcode
- Merusak struktur pada komputer sehingga stabilitas komputer mulai hilang
- Sistem error yang ada akan digunakan untuk mematikan sistem
- Sistem dibuat menjadi crash
- iFrame DDoS, di dalamnya terdapat sebuah dokumen HTML yang sengaja dibuat untuk mengunjungi halaman web ber-kilobyte tinggi dengan berulang-ulang, hingga melampaui batas bandwith.

DDOS juga memiliki gejala-gejala yang mematikan, seperti :
- Kinerja suatu website menurun, sehingga untuk membukanya saja sangat lambat
- Beberapa fitur pada suatu website hilang
- Bisa jadi website tidak bisa diakses sama sekali untuk jangka waktu sebentar maupun lama
- Spam akan selalu meningkat
- Pemicu kerusakan suatu server

Mungkin ente mau tau macam-macam DDOS, okelah. DDOS sebenarnya ada banyak, ane cuma sebutin beberapa yang bekerja aja sob, contohnya : 

LOIC (Low Orbit Ion Cannon) adalah tools sejenis DDOS yang kebanyakan digunakan oleh Anonymous di dunia. Tools yang satu ini ada yang original dan ada yang bajakan, perbedaannya kalau original itu Auto-Update sehingga sewaktu-waktu bug dihapus, otomatis developers akan meng-update tools ini secara langsung sehingga DDOS bisa digunakan untuk terus menerus, nah kalau bajakan itu kayanya harus manual update dan schedule untuk updatenya tidak diberi tahu. Penasaran bagaimana jika menggunakan LOIC? Langsung saja klik disini 

HOIC (High Orbit Ion Cannon) adalah tools yang memiliki fungsi yang sama seperti LOIC, cuma bedanya HOIC ini lebih berfungsi tinggi dari LOIC, ya ane sih belum pernah pake HOIC, jadi ente aja lah yang jadi pengguna HOIC! Langsung aja klik disini 

DDOS Notepad ups.. Maksudnya apa ya? Jadi gini, DDOS yang satu ini bisa dibuat oleh semua user, bahkan anda pun bisa. Caranya dengan mengetikkan scriptnya kemudian diconvert ke dalam bentuk extensi *.bat yang nantinya akan keluar Command Prompt. Nah disitu akan disuruh mengisi IP Host dan Target Utama ente. Okelah, ane ada DDOS sendiri lewat notepad, lumayan sih ngabisin bandwidthnya banyak tapi lama. Langsung aja klik disini 

Tor Hammer ini juga sejenis DDOS bro, tapi yang kali ini hanya bisa atau peka sama server yang pake Apache. Penasaran? Langsung aja klik disini 

Hulk tools DDOS yang satu ini hanya memiliki satu fungsi saja yakni melakukan load terhadap HTTP Request. Jadi yang mengakses suatu website yang ente target, akan sangat lama untuk masuk ke dalam website tersebut. Mau? Langsung aja klik disini 

Slowloris Nah, DDOS yang ini sangat banyak digunakan oleh kalangan masyarakat. Sangat kuat untuk cek IIS dan website aplikasi. Pengen? Langsung aja klik disini


Okelah gan, kalau ada yang ingin dipertanyakan silahkan bertanya di kolom komentar!

Cara Manual Menghemat Baterai Laptop



Hai agan dan aganwati! Ane mau tebar ilmu nih sama ente, gimana caranya biar baterai laptop itu tahan lama. Metode ini cocok bagi agan aganwati yang punya laptop. Biasanya, orang akan kebanyakan pakai cara saya untuk menghemat baterai laptop apabila dalam keadaan darurat, seperti pas di mall ga bawa charger, nah itu bisa pake metode ane. Baterai laptop biasanya hanya tahan 2-6 jam an bro kalau pakai WIFI atau Network lainnya, apalagi yang kapasitas baterai laptopnya lebih kecil, hadeh pusing dah kalau mau ini itu tapi bingung karena baterai mau nipis. Selain itu, dalam menghemat baterai laptop, tandanya kita telah mendukung pengadaan acara save energy! *give applause* Hahaha... Tapi ada juga bro fungsi lainnya, yaitu dapat memberi waktu untuk menutup segala aplikasi yang ada di dalam laptop. Semisal kita mau mematikan laptop, sebenarnya itu belum benar-benar mati bro masih ada aktivitas lain yang dilakuin laptop untuk matiin aplikasi. Nah, kalau aplikasi itu langsung mati (misalnya karena baterai laptop habis) itu bisa membuat proses booting lebih lama, nah maka dari itu dibutuhkan waktu 5-10 menit untuk membiarkan laptop melakukan aktivitasnya. Ah.. Daritadi basa-basi mulu ane, hehehe.. Oke langsung aja cekidot bro!



1. Atur Brightness Laptop Anda
Dengar mengatur intensitas cahaya laptop bisa membuat laptop tahan lama untuk nyala karena tidak banyak menyedot energi dari baterai laptop. Hal ini dapat membuat laptop untuk tahan selama 30 menit lebih. Cara untuk mengatur brightness laptop agan :

a.) Masuk ke Control Panel





b.) Pilih "Hardware and Sound" lalu pilih "Power Options"





c.) Aturlah brightness yang sesuai anda inginkan, namun jangan terlalu cerah (Recommended)





2. Matikan Wifi Laptop
Wifi laptop dapat menguras banyak konsumsi baterai gan, bahkan lebih cepat habis kalau pakai wifi. Nah, maka dari itu matiin aja wifi laptop dengan cara Airplane Mode. Apalagi yang berada di Mall, semakin banyak wifi yang ada semakin cepet untuk menguras baterai sob! Soalnya pencaharian atau scanning wifi itu butuh energi listrik untuk kedeteksi, apalagi pas tersambung ke wifi nya.





3. Tidak Menggunakan Accesories Lainnya
Maksudnya disarankan untuk tidak menggunakan accesories laptop lainnya yang dapat mengkonsumsi baterai laptop, seperti Mouse, Keyboard, Earphone, dll. Apalagi untuk nge-charge gadget, itu malah membuat cepet habis karena dayanya disedot sama gadget anda.

4. Hindari Penggunaan Aplikasi Yang Terlalu Banyak
Sangat disarankan untuk tidak menggunakan aplikasi yang terlalu banyak karena hal tersebut dapat membuat baterai lebih banyak dikuras sehingga lebih cepet untuk mati atau habis. Apalagi buka aplikasinya yang berat-berat, byuhh malah cepet kalau begitu mah. Saya sarankan untuk hanya membuka dibawah 4 aplikasi saja agar beban processor tidak terlalu berat sehingga daya baterai laptop lebih panjang.

5. Jangan Membiarkan Laptop Menyala Saat Ditinggal
Nah, hal yang seperti ini nih bisa menguras daya baterai akan habis tanpa ada manfaatnya. Diusahakan untuk menggunakan laptop agar habis secara bermanfaat bro. Kalau perlu saat tidak dipakai lebih baik ditutup saja laptopnya atau hibernate, lebih baiknya kalau di Shut Down.

6. Usahakan untuk Menutup Aplikasi Yang Terhubung dengan Internet
Hal ini dilakukan kalau pakai Wifi aja, kalau engga ya ga usah gak papa. Soalnya hal ini membuat transfer data, sehingga lebih banyak daya yang dibutuhkan untuk mengambil sinyal.

Sekian aja bro metode ane, Insya Allah deh laptop agan aganwati lebih lama untuk habisnya. Hehehe.. Mungkin ada yang ingin dipertanyakan, silahkan bertanya di komentar. Kalau mau nambahin cara lain boleh!

Saturday, May 16, 2015

Cara Membuat Gambar Header Blog



Cara Membuat Gambar Header Blog. Satu lagi cara desain blog sendiri, yaitu dengan menambahkan gambar di header blog. Cara membuat gambarnya bisa menggunakan software, bisa juga secara online. Artikel ini akan menjelaskan tentangcara membuat gambar header blog secara online. Prosesnya tidak lama, cukup mengunjungi situs penyedia layanan pembuatan gambar, dan memilih salah satu bentuk gambar yang kita inginkan. Setelah itu download dan pasang di blog kita. Silakan lihat dulu contoh gambar dibawah ini.


Gambar diatas adalah contoh gambar dalam bentuk tulisan yang pernah saya gunakan di blog ini. Dengan menggunakan gambar, kita punya banyak pilihan bentuk dan juga warna yang bisa digunakan. Berbeda dengan tampilan huruf blog, yang warna dan bentuknya terbatas, hanya bisa menggunakan satu warna.

Ukuran gambar yang dihasilkan cukup kecil dan juga tidak memberatkan loading blog, ukuran huruf bisa diatur sesuai dengan yang kita inginkan. Disitus tersebut ada juga jenis gambar animasi, seperti huruf yang mengeluarkan api, Petir, animasi Glow yang bergerak dan masih banyak lagi.
Gambar yang dihasilkan berformat PNG dan juga GIF, sesuai dengan bentuk dan animasi yang digunakan. Dan ukuran File gambar yang dihasilkan juga berbeda, antara Png dan Gif, sesuai dengan ukuran huruf gambar yang digunakan.
Untuk gambar animasi ukuran huruf 40 keatas bisa sampai 50-70kb dalam format Gif. Sedangkan untuk gambar biasa tanpa animasi hanya 10-30kb dalam format png.
Silakan pilih bentuk dan ukuran gambar yang sesuai dengan yang kalian inginkan.

Untuk lebih jelasnya, Cara membuat gambar header blog.


Ikuti langkah-langkah dibawah ini:
  1. Kunjungi situs http://cooltext.com
  2. Selanjutnya pilih salah satu gambar huruf yang kalian suka.
  3. Dan atur warna dan juga bentuk hurufnya.
  4. Setelah selesai, lihat bagian bawah, klik Creat Logo.
  5. Terakhir Download. Seperti gambar dibawah ini.
  6. Sekarang, memasang gambar tersebut di blog kita.

 
  1. Login ke blog, dan Klik pengaturan Tata Letak.
  2. Pada bagian layout Header Blog, Klik Edit. Dan Upload gambar tadi.
  3. Selanjutnya atur penempatan gambar. Pilih dibalik judul dan keterangan.
  4. Terakhir Save pengaturan gambar. Dan lihat, gambar berada di belakang judul dan deskripsi. Jika ingin menyembunyikan tulisan judul dan deskripsi blog. Ikuti langkah-langkah dibawah ini.
Cara menyembunyikan judul dan deskripsi blog :
1.  Sekarang kita sembunyikan tulisan judul dan deskripsi dari halaman blog, cari kode ]]></b:skin> dan tempatkan kode ini diatasnya.


.Header h1 {
height: 0px;
visibility: hidden;
display: none;
}

.Header .description {
height: 0px;
visibility: hidden;
display: none;
}


 2.  Setelah menambahkan kode diatas maka judul blog dan deskripsi akan disembunyikan dari tampilan blog, tinggal gambar saja.
3.  Dengan begitu judul dan deskripsi tetap ada, hanya disembunyikan.
4.  Silahkan cek di chkme.com untuk melihat masih ada atau tidak title judul blog H1, jika ada berarti gambar header tidak akan mempengaruhi seo blog.

Jika kita memliih menempatkan gambar selain judul dan keterangan atautempatkan keterangan setelah gambar. Maka H1 header akan hilang, dan itu mempengaruhi seo blog. Jika ingin mencoba silahkan saja cek di chkme.com atau disitus chek seo blog lainnya. Agar H1 header blog disembunyikan dari halaman blog tanpa mempengaruhi seo blog, gunakanlah cara seperti diatas. Semoga Bermanfaat



Sejarah Perang Dunia II Versi Lengkap [ Chapter 4 " Garis Akhir " ]

Sayap-Sayap Kehidupan siradel.blogspot.com

Setelah jatuhnya koloni Perancis Vichy di Tunisia pada 13 Mei 1943, Sekutu mulai berlaku agresif. Antara tahun 1940 - 1945, pabrik-pabrik persenjataan Amerika Serikat telah memproduksi lebih dari 300 ribu pesawat tempur. Banyak di antaranya adalah pengebom berat, seperti B-17 dan B-29.

Uni Soviet membuka perbatasan baratnya, memasuki wilayah yang semula dikuasai Jerman setelah memenangkan pertempuran atas Stalingrad. Inggris yang paling antusias. Setelah bergabungnya Amerika Serikat dan Uni Soviet pada kubu Sekutu, semua keluarga di London berkumpul bersama di ruang makan setiap pukul tujuh malam. Mereka berdoa dan ayah mereka selalu berkata, "Amerika ada di pihak kita. Rusia ada pihak kita. Inggris tidak sendiri lagi."



Pesawat B-17. Rekonstruksinya sekarang ada di Musium Stockholm, Swedia


Yang seharusnya ketakutan saat itu adalah Poros, terutama Italia yang paling lemah. Setelah berhasil merebut negara-negara di Afrika Utara, dimulai dari Mesir, kemudian, Sahara Barat, Maroko, Libya, Aljazair, dan terakhir Tunisia, para jenderal dari kubu Sekutu, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Australia, Selandia Baru, Perancis merdeka, dan Kanada, berkumpul di Kairo, Mesir, untuk membahas serangan guna menghentikan langkah Poros.

Banyak dari mereka berpendapat, untuk menyelesaikan perang, mereka harus menyeret salah satu sekutu Jerman dan kemudian mengeluarkannya dari medan pertempuran. Jerman masih sangat kuat. Kekalahan di Stalingrad mungkin memeras habis kekuatannya, tetapi Jerman masih tangguh untuk memukul mundur Sekutu Barat, jika mereka suatu saat menyerang.

Jepang mengadakan perlawanan yang hebat di lautan. Kapal perang Jepang hampir menguasai seluruh lautan Pasifik. Jadi sasarannya? Tentu saja. Italia menjadi sasaran empuk untuk digilas oleh Sekutu.

Kegagalan di Afrika Utara sama saja dengan membuka aib dan kelemahan negeri sendiri. Mussolini sangat lalai, dan sekarang Semenanjung Italia harus bersiap-siap dalam menghadapi mimpi terburuk di sepanjang sejarah mereka.



Marshal Georgy Konstantinovich Zhukov, otak di balik kegemilangan Uni Soviet


Sekutu masih memperdebatkan mana yang benar dan mana yang salah, sementara Uni Soviet sudah mulai mengadakan perlawanan. Jenderal Georgy Zhukov, pahlawan Soviet yang berhasil mendorong keluar Jerman dari Rusia, merencanakan taktik blitzkrieg versi Soviet yang diperkirakan akan mampu merebut Polandia bagian barat yang dikuasai oleh Jerman dalam waktu kurang dari seminggu.

Stalin mulai memobilisasi kekuatannya, membuat gentar Jerman yang masih menduduki Ukraina. Di Kairo, hanya tinggal satu masalah yang harus diselesaikan. Masalah itu adalah rute yang akan mereka ambil untuk menginvasi Italia. Apakah mereka harus melewati Sardinia? Ataukah Sisilia?

Perdebatan ini berakhir dengan satu keputusan, yakni mereka akan memulai serangan di Sardinia, tetapi itu hanya sebagai pancingan agar mereka bisa mencapai daratan Italia melalui Sisilia dengan mudah.



Kapal Perang Italia meledak dalam pertempuran di perairan Sisilia


Sekutu menyerbu Sardinia pada 7 Juli 1943, dan mendapat perlawanan kuat dari Jerman dan Italia. Ini memang direncanakan oleh Sekutu. Dua hari setelahnya, mereka mendaratkan pasukan di Sisilia, mengejutkan Jerman dan Italia, sebagaimana Perancis dan Inggris dikejutkan saat mereka menyerang melalui Ardennes.

Tentara Jerman, dengan cepat, melakukan perlawanan di Sisilia dengan dibantu oleh sisa-sisa tentara Italia yang masih bertahan. Sekutu terlalu kuat. Poros semakin terdesak lebih jauh ke dalam Sisilia, sementara tak ada bantuan apapun dari Tokyo. Perlawanan ini cukup memakan waktu yang lama, tetapi hasilnya sama saja. Sisilia akhirnya berhasil ditindih oleh kekuasaan Sekutu pada 17 Agustus 1943.



Tentara Kanada memasuki Modica, Sisilia


Tertindihnya Sisilia membuat Sekutu, terutama Italia, panik. Rakyat mulai mendesak turun Mussolini, karena dianggap ingkar pada janjinya. Sebelum memulai perang, Mussolini telah berkata, bahwa tujuan perang adalah untuk merebut daerah-daerah yang berbahasa Italia dan mendirikan Kekaisaran Roma Baru.

Tapi kenyataannya lain, Sisilia justru direbut dan ini membuat Mussolini terdesak. Setelah dengan sukses mendapatkan Sisilia, Sekutu mulai terkonsentrasi pada daratan Semenanjung Italia.

Di Eropa Timur, Uni Soviet berhasil merebut kembali Ukraina, serta menginvasi Bulgaria dan Semenanjung Balkan lainnya. Bekerja sama dengan Yugoslavia, Uni Soviet memberikan bantuan persenjataan dan logistik, sementara Yugoslavia berjuang melawan kolonial Italia dan Jerman.



Partisan Yugoslavia dalam perang kemerdekaan Yugoslavia


Kepanikan Italia terbukti pada 3 September 1943, ketika Sekutu mendaratkan pasukan di Semenanjung Italia, tepatnya di Salerno. Dipimpin oleh Jenderal Harold Alexander, operasi ini dinamai Operation Avalanche, sementara dua operasi lainnya berkedudukan di Calabria (Operation Baytown) dan Taranto (Operation Slapstick).



Field Marshal Harold Rupert Leofric George Alexander


Italia dan Jerman segera ambil tindakan. Setelah Afrika Utara dan Stalingrad gagal, Hitler tak akan membiarkan sekutunya dikalahkan begitu saja. Bala bantuan berjumlah besar didatangkan dari Jerman. Secara keseluruhan, Italia tak dapat berbuat banyak. Mereka hanya bergantung pada kekuatan sekutu-sekutunya.



Tentara Jerman mati-matian mempertahankan daratan sekutunya, Italia


Inggris, tidak seperti Albania di pandangan Italia yang bisa ditaklukkan dalam kurun waktu lima hari. Juga bukan Luksemburg di hadapan Jerman, yang bisa dilindas dan sekarat dalam waktu kurang dari 24 jam.

Inggris kuat, dibantu oleh Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Perancis merdeka. Serangan ini menggentarkan Poros, dan Tokyo hanya bisa berharap-harap cemas, sementara dia hanya bisa berdoa dan tetap fokus pada Amerika Serikat, musuh utamanya.

Dalam waktu singkat, kota-kota besar seperti Bari, Napoli, Reggio, dan Foggia sudah jatuh ke tangan Sekutu. Mussolini semakin terjepit. Tentaranya mulai berbalik menyerangnya, sementara Jerman-lah yang mati-matian mempertahankan Italia.



Raja Victor Emmanuel III


Namun, hasilnya sama saja. Jerman dan Jepang harus kehilangan adik mereka yang paling lemah pada 16 September 1943. Italia runtuh ketika Sekutu berhasil memasuki ibukota Roma, mendesak Mussolini untuk lengser dari kekuasaannya dan dibantu tentara Jerman untuk lari ke utara.

Raja Victor Emmanuel III segera memecat Mussolini sebagai kepala pemerintahan dan membiarkan Sekutu mengubah Italia menjadi sebuah negara yang demokratis, yang justru berakhir dengan robohnya kekuasaan raja pada 1946.



Benito Mussolini dan kekasihnya, Clara Patachi, dieksekusi karena kalahnya Italia dalam perang


28 November 1943, "Tiga Besar" atau The Big Three yang terdiri dari Presiden Amerika Serikat Franklin Delano Roosevelt, Presiden Uni Soviet Joseph Stalin, dan Perdana Menteri Winston Churcill berkumpul di Teheran, Iran, untuk membahas langkah berikutnya setelah Italia berhasil dieksekusi.

Perjanjian yang dihasilkan adalah, Uni Soviet bertugas menggusur Jerman dari timur, sementara koalisi Amerika Serikat, Inggris, Perancis merdeka, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan negara-negara koloni Inggris lainnya diserahi tugas untuk membobol pertahanan barat.



"Tiga Besar", Joseph Stalin (kiri), Franklin Delano Roosevelt (tengah), Winston Churcill (kanan), berkumpul di Teheran, Iran


Perjanjian ini dilaksanakan dengan antusias oleh Stalin, yang sudah sangat yakin Hitler tidak akan bisa melakukan lagi apa yang telah ia lakukan pada 1941. Dengan cepat Tentara Merah Soviet merontokkan kekuasaan Jerman di timur, sementara koalisi masih mencoba menembus pertahanan di barat.

Tentara Soviet lebih handal dalam pertempuran musim dingin. Mereka bergerak lebih lincah dengan pakaian tebal berlapiskan palto, sementara langkah mereka begitu gesit dengan menggunakan ski saat bertempur.



Pasukan ski Soviet merebut Praha, Cekoslovakia


Tentara Merah Soviet berhasil membatalkan pendudukan 900 hari atas Leningrad, kota terbesar kedua di Uni Soviet dan Rusia pada 27 Januari. Tak hanya itu, Soviet juga berhasil menginvasi Rumania dan negara-negara yang terletak antara negara itu dan Polandia.

Seluruh Polandia sudah berada di bawah genggaman Soviet dengan serangan fajar pimpinan Jenderal georgy Zhukov. Kwajalein di Kepulauan Marshall yang diduduki Jepang diserang Amerika Serikat 4 hari kemudian.



Tentara Soviet menggagalkan usaha Jerman merebut Leningrad


Untuk membantu Uni Soviet yang meluluhlantakkan bagian timur, Inggris dan Amerika Serikat merencanakan suatu serangan pembebasan Eropa yang diduduki Jerman. Italia sudah mati, dan mereka kini akan membebaskan Eropa Barat melalui pesisir Perancis.

Pada 6 Juni 1944, pasukan Inggris dan Amerika Serikat mendarat di Normandia. Ini adalah serangan melalui laut terbesar sepanjang sejarah Perang Dunia I (PD I) dan Perang Dunia II (PD II), serta kedua terbesar sepanjang sejarah setelah perebutan Constantinophel oleh Kekaisaran Muslim Ottoman Turki.

Pendaratan pasukan Sekutu di Normandia ini diberi nama D-Day. Sebuah armada laut yang terdiri dari 2.727 kapal uap dan kapal dagang, serta 700 kapal perang, dikerahkan untuk pendaratan. Ratusan personil infantri dikirim, disusul oleh pasukan parasut. Hingga pagi berikutnya, pasukan Inggris dan Amerika Serikat sudah mencapai jumlah 18.000 orang di Normandia dengan sandi Pantai Utah.



Suasana Pendaratan Normandia 1944


Perlawanan garis pertahanan Jerman cukup kuat, akan tetapi mereka mampu di dorong mundur. Di Asia-Pasifik, Jepang terdesak ketika Pulau Saipan di kepulauan Mariana, diserang oleh Amerika Serikat, yang kemudian berhasil dikuasai pada 9 Juli 1944.

Pada 25 Juli 1944, pasukan Amerika Serikat melaju dari Normandia dengan cepat. 25 Agustus di tahun yang sama, Amerika Serikat dibantu dengan 6 negara lainnya, berhasil membebaskan Paris. Inggris bergerak ke utara dari Normandia untuk membebaskan Belanda dan Belgia yang sudah remuk redam sebelum bertempur.

Namun, berbeda dengan Uni Soviet, perlawanan Amerika Serikat dan sekutunya masih mampu dilawan oleh Jerman. 16 Desember 1944, Amerika Serikat harus menerima kenyataan, bahwa pasukan Jerman yang masih terlalu kuat untuknya serta para sekutunya berhasil mematahkan garis depan serdadu Amerika di Ardennes, Belgia, menembus ke dalam Belgia yang lalu menyebabkan 'penyumbatan' di garis-garis Sekutu Barat. Pasukan Amerika yang di bawah komando sementara Jenderal Montgomery, harus bertahan mati-matian, hingga pasukan Sekutu lainnya datang membantu.

Ketika pertempuran semakin memanas, sekali lagi, 'Tiga Besar' berkumpul pada 4 Februari untuk membahas langkah yang perlu mereka ambil untuk menaklukkan Jerman sebagaimana Italia yang bisa ditundukkan dengan mudah.



Winston Churcill (kiri), Franklin Roosevelt (tengah), dan Joseph Stalin (kanan) di Yalta, Uni Soviet


Kali ini mereka bertiga bertemu di Yalta, dekat Pantai Crimea, Uni Soviet, untuk membahas bentuk Eropa pascaperang. Stalin bersikeras ingin menundukkan Jerman secara total dan mengambil kendali atas negara-negara 'sahabat' di Eropa Timur. Karena Roosevelt dan Churcill kurang menyukai gagasan ini, Stalin akhirnya berjanji akan membangun demokrasi tertentu di negara-negara yang dia duduki itu.

Kedua pemimpin negara yang begitu amat sangat percaya dengan Stalin itu, akhirnya menyetujui rencana tersebut. Roosevelt tak ingin menentang Stalin, karena dia sendiri ingin membina 'Aliansi Besar' di antara ketiga bangsa terkuat pascperang ini. Churcill tak ingin menentang lebih jauh, karena dia takut Stalin akan mendesak Britania Raya untuk menanggalkan pemerintahan mereka yang berbentuk kerajaan, yang secara harfiah sangat tidak demokratis.

Pertemuan di Yalta berakhir pada 11 Februari 1944, diakhiri dengan perjanjian akhir, yakni Uni Soviet diberi kekuasaan atas wilayah timur dan Amerika Serikat, Perancis, dan Inggris menguasai Eropa Barat. Stalin memiliki pasukan angkatan darat terbesar dan terkuat di dunia, yang dia yakini dapat membuat Jerman terseok-seok dan memohon ampunan padanya dengan sia-sia.



Tentara Soviet membebaskan Austria


Amerika Serikat berhasil mendarat di Iwojima, Jepang, dan Stalin tak sudi kalah saing. Dia lalu memerintahkan pasukannya untuk bergerak dan melibatkan diri dalam pertempuran-pertempuran nekad, yang selalu berakhir dengan kemenangan di pihaknya. Soviet lalu semakin mendekati Jerman, memasuki ibukota Wina pada 28 Maret 1944, dan seluruh Austria dapat dibebaskan sehari setelahnya.

Roosevelt meninggal dunia pada 12 April 1945, dan Harry S. Truman menggantikan posisinya sebagai presiden Amerika Serikat yang baru. Pasukan Soviet yang sudah bergerak jauh lebih cepat daripada koalisi Barat, melakukan langkah yang amat mengejutkan. Mereka dengan sukses menguasai seluruh Eropa Timur, menginvasi Hungaria, mendapatkan Cekoslovakia, dan membebaskan Yunani dalam kurun waktu 1944 hingga 1945.



Harry S. Truman, presiden Amerika Serikat


Stalin juga turut membiayai dan mengirim bantuan semasa perang kemerdekaan Yugoslavia, yang berakhir pada 1944 dengan terusirnya pasukan Jerman dan Italia keluar dari Yugoslavia. Albania juga berhasil dibersihkan dari sisa-sisa serdadu Italia yang pro-Mussolini.

Jerman semakin terdesak. Seluruh wilayah jajahannya telah berhasil di rebut dan dia kini sendirian, berada di tengah kepungan Soviet, Inggris, Amerika Serikat, dan Perancis yang sudah merdeka.

Tentara Soviet, Inggris, dan Amerika Serikat kemudian berlomba-lomba untuk mencapai ibukota Berlin terlebih dahulu, yang akhirnya dimenangkan oleh Uni Soviet memecahkan lewat pertempuran di Berlin. Ini adalah pertempuran dahsyat yang mengerikan. Jerman bertahan dengan sangat gagah, tetapi Soviet lebih baik lagi.



Seorang serdadu Soviet mengibarkan bendera Uni Soviet di gedung parlemen Jerman setelah jatuhnya ibukota Berlin, 1945


Pada 30 April 1945, Hitler benar-benar putus asa melihat bom-bom Soviet berjatuhan dan meledak di sekelilinginya, menghujani Berlin tanpa memberi ampun, hingga akhirnya Jerman pun menyerah kalah.



Jenazah Hitler dengan luka tembakan di dahi


Rakyat Berlin ketakutan. Maka hari itu juga, hanya ada dua pilihan yang bisa diambil Hitler, yaitu menyerah kalah dan dieksekusi musuh, atau tangannya sendirilah yang harus mengeksekusi dirinya. Akhirnya dia memilih jalan yang kedua, mengakhiri hidup di bunker bersama simpanan yang dia nikahi sehari sebelumnya, Eva Braunn.



Eva Braunn


Seminggu kemudian, pada 7 Mei 1945, Jerman menyatakan menyerah pada Uni Soviet, setelah jenazah Hitler dan Braunn ditemukan. Maka hingga sekarang, setiap 8 Mei di Eropa diperingati sebagai Hari Kemenangan Eropa atau "Victory In Europe" (VE Day).

Kini Jepang benar-benar sendirian. Kaisar cemas, tetapi Jenderal Tojo tetap bertahan. Jepang harus mempertahankan wilayah yang begitu luas dengan persenjataan yang sudah tua dan rusak. Jenderal McArthur yang memiliki dendam kesumat pada Jepang, melancarkan strategi "lompat katak", yaitu strategi untuk menyerang langsung daratan Jepang.

Dia yakin, Jepang akan menyerah dengan sendirinya jika tanahnya dilumatkan. Pada Juni 1945, Amerika Serikat kehilangan 12.000 tentara selama pertempuran di Okinawa, sementara Jepang kehilangan 110.000. Truman tahu, bahwa pertempuran yang semakin lama dapat membuat semakin banyaknya warga sipil yang tewas. Namun alasan utamanya, dia tak ingin Soviet melibatkan diri lebih jauh dalam pertempurannya.

Di saat yang sama, Uni Soviet berhasil menduduki seluruh Manchuria, Mongolia, China Utara, dan Semenanjung Korea bagian utara yang sebelumnya dikuasai Jepang. Amerika Serikat telah menguasai Guam dan Saipan pada 10 Agustus 1944, dan kedua pulau ini cocok sebagai pangkalan udara untuk membombardir Jepang.

Pada 1945, Amerika Serikat menggempur Manila, ibukota Filipina untuk menguasainya kembali. Di sisi lain, Uni Soviet menyatakan perang terhadap Jepang dan menyerbu Manchuria. Situasi ini semakin menyudutkan Jepang. Dua negara raksasa menggempur satu negara kepulauan kecil yang bisa gempa kapan saja.

Di saat bersamaan, pada 2 Agustus 1945, Jerman menandatangani perjanjian damai dengan Sekutu. Mereka berkumpul di kota Potsdam, Jerman, dan perjanjian itu diberi nama "Konferensi Potsdam", yang berisi perjanjian antara Jerman dan Sekutu.

Hasilnya adalah :

1. Jerman dibagi menjadi empat pendudukan, yakni Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis di Jerman Barat, dan Uni Soviet di Jerman Timur

2. Kota Berlin dibagi dua, Berlin Barat pimpinan Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis, dan Berlin Timur di bawah pimpinan Uni Soviet

3. Kota Danzig dikembalikan pada Polandia

4. Penjahat perang harus di hukum

5. Jerman harus membayar ganti rugi perang



4 wilayah pembagian Jerman


Dua serangan yang mengubah pandangan dunia terjadi pada 6 Agustus 1945, ketika pesawat Amerika Serikat menjatuhkan bom atom atau nuklir di kota Hiroshima. Tiga hari kemudian, Nagasaki juga mengalami hal yang sama. Kedua bom ini telah menewaskan setidaknya 120.000 manusia di Jepang. Melihat keadaan seperti ini, Kaisar Hirohito segera mengambil tindakan dengan meminta angkatan perang Jepang untuk menyerah.

Akhirnya pada 14 Agustus, Jepang menyerah di Teluk Tokyo. Perang telah berakhir, tapi perang yang baru akan dimulai dari sekarang. Penandatanganan menyerah dilakukan di Kapal Induk Missouri di Teluk Tokyo pada 2 September 1945. Hasilnya adalah Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu, dan perjanjian ini diberi nama "Perjanjian San Fransisco".

Hasilnya adalah :

1. Kepulauan Jepang diperintah oleh tentara pendudukan Amerika Serikat

2. Daerah hasil ekspansi Jepang dikembalikan

3. Penjahat perang di hukum

4. Jepang harus membayar ganti rugi perang



Jepang menyerah di kapal induk USS Missouri, 1945


Pada 1947, setelah lengsernya kekuasaan Raja Victor Emmanuel III, Republik Italia harus menandatangani perjanjian damai dengan Sekutu. Mereka berkumpul di Paris, dan pertemuan itu diberi nama "Perdamaian Paris".

Hasilnya adalah :

1. Semua jajahan Italia di Afrika Utara diambil Inggris

2. Wilayah Italia diperkecil

3. Italia harus membayar ganti rugi perang

4. Abessynia dan Albania dimerdekakan kembali

5. Trieste menjadi negara merdeka di bawah PBB



Perdamaian Paris, 1947


Perang Dunia II meski telah membawa kehancuran yang sangat parah sekali, juga membawa banyak sekali pengaruh pada masa depan. Banyak sekali dan tak terhitung. Tak akan diketahui bagaimana dunia jadinya, jika seandainya Adolf Hitler tidak memimpin Jerman. Tidak tahu juga jika seandainya Sekutu mengalami kekalahan. Tak ada yang mengira bagaimana jadinya dunia jika Uni Soviet, negara dengan angkatan darat terkuat di dunia, bersekutu dengan Jerman. Namun, beginilah kenyataannya.

Akibat yang dibawa Perang Dunia II adalah :

1. Sektor-sektor ekonomi mengalami kehancuran

2. Sarana dan prasarana kehidupan, seperti gedung, jembatan, jalan raya, dan perumahan rusak

3. Amerika Serikat menjadi negara kreditor

4. Banyaknya korban jiwa

5. Amerika Serikat dan Uni Soviet menjadi dua negara adidaya

6. Terjadi perebutan pengaruh antara Blok Barat yang pro-Amerika dengan Blok Timur yang pro-Uni Soviet ini melahirkan Amerika Serikat dengan NATO yang liberalis dan Uni Soviet dengan Pakta Warsawa yang komunis

7. Tumbangnya imperialisme di Asia dan Afrika

8. Munculnya negara-negara merdeka yang terlepas dari penjajahan bangsa Eropa

9. Terbentuknya PBB

10. Terbaginya Semenanjung Korea menjadi dua yang dipisahkan melalui garis 38 derajat, yaitu Korea Utara yang komunis dan Korea Selatan yang kapitalis

11. Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet


Maka, cukup sekian dan tamatlah artikel tentang Perang Dunia II ini. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari nilai sejarah Perang terbesar dan terdasyat ini, serta meneruskan kehidupan di muka bumi ini dengan damai dan indah.

~ TAMAT ~

Sumber : http://siradel.blogspot.com

Sejarah Perang Dunia II Versi Lengkap [ Chapter 3 " Akhir Dari Sebuah Tirani " ]

Sayap-Sayap Kehidupan siradel.blogspot.com

Sejak Juni 1940, Inggris harus bertahan sendirian dalam menghadapi keperkasaan angkatan perang Jerman. Inggris menyaksikan sendiri, bagaimana angkatan bersenjata Jerman yang perkasa itu mencaplok Austria, merobohkan Cekoslovakia, kemudian menghancurkan Polandia, meruntuhkan Denmark dan Norwegia, melindas Belanda, Belgia, dan Luksemburg, serta bagaimana cara Jerman memberangus sekutu karibnya dengan sangat tragis, Perancis.

Ditambah lagi, pada 10 Juni 1940, Italia menyatakan perang terhadap Inggris dan Perancis. Ini bukan masalah besar, hanya tinggal menunggu waktu hingga Italia runtuh dengan sendirinya.



Charles de Gaulle, pahlawan Perancis


Pada 5 Juli, pemerintah Perancis Vichy memutuskan hubungan diplomatik dengan Britania Raya dan Irlandia Utara (United Kingdom). Masalah besarnya adalah, bagaimana kalau Jerman sampai berpikir untuk menyerang Kepulauan Inggris. Hanya Selat Inggris yang memisahkan Inggris dengan Eropa Daratan, yang mana hampir seluruhnya telah dikendalikan Nazi Jerman yang tengah menjalankan holocaust.

Lagi-lagi, Inggris masih sendirian, bahkan Amerika Serikat dan Uni Soviet masih belum terlibat. Australia, Selandia Baru, dan India yang menjadi sekutu Inggris pun, masih sibuk menghadapi ekspansi Jepang. Irlandia yang masih meributkan sengketa wilayah di Irlandia Utara, tak akan sudi membantu, dan Semenanjung Hispanik telah netral.

Pada 10 Juli 1940, ketakutan Inggris terbukti. Jerman dengan angkatan lautnya mencoba menyeberangi Selat Inggris. Usaha Jerman ini selalu gagal, karena angkatan laut Inggris terlalu kuat. Meskipun Jerman mengerahkan hampir semua kapal selamnya, namun semua seperti percuma.

Inggris menyadari kapal-kapal perang yang ia buat bersama Perancis, yang kini telah takluk, akan menjadi ancaman bagi dirinya. Sebab kapal perang itu kini ada di tangan Perancis, tepatnya di salah satu tanah jajahan Perancis yaitu di Algiers, Aljazair.

Sebelum Jerman menyadari keberadaan kapal tersebut, dan sebelum pemerintah Perancis Vichy benar-benar berkhianat, Inggris bersama Royal Air Force (RAF), angkatan udara Kerajaan Inggris, menyerbu pangkalan angkatan laut kolonial Perancis di Algiers, Aljazair.

Serangan tersebut sukses menenggelamkan seluruh kapal yang dianggap berbahaya bagi Inggris, hal itu jelas menggambarkan bagaimana suksesnya dan betapa kejamnya Inggris membantai mantan sekutu karibnya itu.

Merasa terkhianati, Perancis Vichy merencanakan untuk bergabung bersama Jerman untuk mencaplok Inggris, tetapi Petain menolak. Dia mengatakan, "Sudah cukup satu kekalahan dan tak akan ada lagi hal serupa."



Luftwaffe dalam Battle of Britain, 7 September 1940


Keinginan untuk menjajah Inggris akhirnya ditunda oleh Hitler. Dia merasa Inggris akan jatuh dengan sendirinya, apabila dia berhasil membombardir daratannya. Dengan angkatan udara-nya yang kuat, Luftwaffe, Jerman memulai aksinya mengebom kota-kota penting di Inggris, yaitu London, Portsmouth, serta kota-kota lainnya.

Seketika Inggris menderita kehancuran besar, tetapi masih berani dengan nyali yang tersisa untuk membalas dengan membombardir Bremen dan Dresden. RAF yang selama ini menjadi rival abadi Luftwaffe, mau tak mau harus mengakui, bahwa mereka memang benar-benar imbang.

Pertempuran di Selat dan daratan Inggris ini disebut Battle of Britain (Pertempuran Britania). Blitzkrieg di daratan Inggris berlangsung pada 7 September 1940 dan menghancurkan sebagian besar London, termasuk daerah East End. Kehancuran juga terjadi di Glasgow, Coventry, dan Portsmouth.



London 1940, kerusakan akibat pengeboman oleh Luftwaffe


Sehari sebelum Battle of Britain, Italia yang masih menjajah Libya mencoba menginvasi Mesir yang dikuasai Inggris. Melalui pesisir utara, tentara Italia menyeberangi perbatasan dan mulai mengadakan penyerangan menuju Kairo. Tujuannya adalah mengambil alih Terusan Suez yang vital, yang bisa melumpuhkan ekonomi Inggris.

Namun, Italia justru mengalami kemalangan. Pasukan Inggris yang dibantu tentara pelarian Perancis di bawah pemerintahan darurat di London, malah menyerang balik dan Italia terpukul mundur kembali ke Libya.

Invasi Italia atas Mesir gagal pada 16 September 1940. Di saat bersamaa, Inggris dan Perancis berhasil mengambil sebagian wilayah utara Libya dan Italia mulai terdesak mundur.

Ini merupakan kekalahan Italia yang untuk kali pertamanya, setelah sebelumnya berhasil menang atas Abessynia dan Albania. Italia segera membuat Front Sidi Barrani Timur yang diharapkan mampu membendung kekuatan Inggris di Libya. Tapi sekali lagi, ini tak berfungsi sama sekali.



Tentara Italia memasuki Mesir pada 1940


Melihat kesuksesan Jerman, Italia jadi semakin termotivasi dan tak pantang menyerah, meski sudah mengalami kekalahan di Afrika Utara. Dengan semangat membara, Mussolini memutuskan untuk menyerbu Semenanjung Balkan lebih dalam lagi, yaitu dua negara besar, Yugoslavia dan Yunani.

Italia menyerbu masuk ke dalam Yunani pada 28 Oktober 1940. Meski begitu, tentara Italia harus menerima, bahwa dirinya dihabisi oleh pasukan gabungan Yunani dan Yugoslavia yang disokong oleh Inggris. Italia bahkan lari terbirit-birit kembali ke Albania, karena dikejar-kejar calon mangsanya sendiri.

Pasukan Yunani, Yugoslavia, dan Inggris bahkan bisa menyerang balik dan mendesak pertahanan Italia di Albania. Italia benar-benar gagal total dalam menginvasi seluruh Balkan pada Maret 1941. Melihat sekutunya dipermalukan dengan sangat tak terhormat, Jerman dengan baik hati mengirim bala bantuan yang langsung mendapat kemenangan kembali atas Albania.

Di Afrika Utara, perang terus berlanjut antara Italia yang lemah melawan Inggris, Perancis, Australia, Mesir, Selandia Baru, dan, kemudian Amerika Serikat sejak Desember 1941.

Pasukan Sekutu menyerang dari timur, merebut Tobruk pada 22 Januari, setelah sebelumnya berhasil mengambil Bardia. Pada 6 Februari, kota Benghazi direbut oleh Sekutu dan Italia mulai kewalahan menghadapi pemberontakan rakyat Libya yang mulai merasa kolonial Italia sudah semakin lemah.



Jenderal Erwin Rommel


Tripoli yang dijadikan ibukota kolonial pun, mengalami kerusuhan yang hebat. Melihat hal ini, lagi-lagi Jerman berbaik hati dan segera datang membantu di bawah komando Jenderal Erwin Rommel yang dijuluki "serigala padang pasir".

Setelah menduduki Albania kembali dengan sukses, Jerman dan Italia berencana mendapatkan Yugoslavia, negara terbesar di Semenanjung Balkan. Invasi atas Yugoslavia diberi nama Operasi 25 (Operation 25), yang dimulai pada 6 April 1941. Bersamaan dengan itu, Operasi Marita (Operation Marita) juga dilancarkan, yaitu serangan Jerman terhadap Yunani. Yugoslavia jatuh pada 17 April 1941 dan Yunani menyusul sepuluh hari setelahnya.

Dengan dikalahkannya Yugoslavia, Jerman dan Italia memecah-mecah negara tersebut menjadi tiga, yaitu negara independen Kroasia, negara boneka Serbia yang dikendalikan oleh Jerman, dan Montenegro yang menjadi negara protektorat Italia.

Di Yunani, bendera swastika Nazi mulai berkibar sejak Athena dirampas pada 27 April 1941. Tentara Inggris yang beroperasi di Yunani mencoba melarikan diri ke Pulau Kreta. Melalui Operasi Merkur (Operation Merkur), pasukan Jerman membersihkan Pulau Kreta dari sisa-sisa tentara Inggris dan memaksanya lari tunggang langgang menyelamatkan diri ke Pulau Malta di Laut Mediterania.



Bendera Swastika Nazi dikibarkan di Athena setelah jatuhnya Yunani


Turki, bekas sekutu Jerman dalam Perang Dunia I (PD I), yang juga memiliki wilayah kecil di Semenanjung Balkan, segera mengerahkan pasukannya agar Jerman dan Italia tidak bergerak lebih jauh lagi menuju Istanbul.

Operasi Merkur dijalankan begitu Hitler menghentikan Battle of Britain pada Mei 1941, ketika Jerman merasa perang tersebut tak menghasilkan apa-apa, akan tetapi Inggris diuntungkan berkat keputusan Hitler itu.

RAF, meski kuat, tetapi benar-benar sudah habis-habisan saat itu. Jika seandainya Jerman bersabar sedikit saja dan meneruskan perang, maka tak akan ada lagi masa depan bagi Kerajaan Inggris.

Pada Juni 1941, Angkatan Darat Australia dan Sekutu, menginvasi Suriah dan Lebanon, merebut Damaskus pada 17 Juni 1941. Di Irak, terjadi penggulingan kekuasaan atas pemerintah yang pro-Inggris oleh kelompok Rashid Ali yang pro-Nazi.

Pemberontakan di dukung oleh Mufti Besar Jerusalem, Haji Amin al-Husseini. Karena garis belakangnya terancam, Inggris mengirimkan bala bantuan dari India dan menduduki Irak. Pemerintahan pro-Inggris kembali berkuasa, sementara Rashid Ali dan Haji Amin al-Husseini melarikan diri ke Iran.



Husseini terlihat akrab dengan serdadu Jerman


Tetapi kemudian pasukan Inggris yang dibantu Uni Soviet, menyerbu Iran dan menggulingkan rezim shah Iran yang pro-Nazi. kedua tokoh itu kemudian menyelamatkan diri ke Eropa melalui Turki, di mana mereka lalu bekerja sama dengan Hitler untuk menyingkirkan orang Inggris dan Yahudi.

Uni Soviet sudah tak ingin lagi terlibat lebih jauh dalam perang. Setelah puas melumat Finlandia, Stalin kini bisa duduk-duduk dengan santai di kursi kekuasaannya. Ia masih saja bermimpi membagi Eropa bersama Jerman, tetapi mimpinya itu pupus di tengah jalan, ketika Operasi Barbarossa dimulai pada 22 Juni 1941, tiga minggu setelah Operasi Markur berakhir.



Sipil yang dieksekusi di Pulau Kreta selama Operasi Markur


Tetapi pada kenyataannya, kedua belah pihak sama sekali tak berniat memenuhi pakta yang telah mereka tanda tangani pra-jatuhnya Polandia. Hitler hanya ingin Stalin diam, sementara dia menggilas Eropa Barat, dan sebaliknya Stalin ingin Hitler bungkam sementara, dia membangun tentara untuk mempertahankan wilayahnya yang paling barat, yakni Polandia bagian timur dan Ukraina.

Stalin tahu pasti, cepat atau lambat Hitler akan tergoda untuk menyerang Uni Soviet yang begitu luas, yang dianggap tambang emas sebenarnya oleh Nazi Jerman. Akan tetapi dia tak mengira Hitler akan sudi terlibat dalam banyak pertempuran untuk waktu yang relatif dekat.



Tentara Jerman memasuki Uni Soviet pada 1940


Akibat kelalaian Stalin yang belum juga menempatkan pasukan di perbatasan barat, lebih dari 3 juta serdadu Jerman menyeberangi perbatasan menuju wilayah Uni Soviet. Serangan tersebut hanya mengalami sedikit perlawanan. Hitler bahkan berhasil menduduki Ukraina dan merebut Kiev.

Banyak warga Ukraina yang menuntut kemerdekaan dari Uni Soviet, sehingga banyak yang membangkang dan bergabung dengan Jerman. Sasaran utama Hitler ada dua, menguasai kota Leningrad dan Moskow. Taktik Blitzkrieg digunakan lagi dalam pertempuran ini, dengan harapan mampu meraih kemenangan gemilang seperti yang sudah-sudah.



Tentara Jerman amat akrab dengan wanita Ukraina di Kiev


Tetapi kali ini berbeda. Jerman semakin terdesak, ketika mencoba memasuki Uni Soviet lebih dalam. Perlawanan besar terjadi beberapa mil di luar pintu gerbang ibukota Moskow. Pasukan Soviet yang kuat, yang sukses mengalahkan Finlandia, kini berhadapan langsung dengan pasukan negara yang telah menaklukkan Eropa Barat. Pertempuran habis-habisan akan dimulai, yang menjadi pertempuran paling berdarah di sepanjang sejarah.

Di Asia, Jepang berhasil menguasai sejumlah negara-negara di Kepulauan Pasifik. Hanya ada tiga musuh besar bagi Jepang, yakni Australia, India yang dikendalikan Inggris, dan Selandia Baru.

Pada 16 September 1940, RUU yang diajukan Presiden Amerika Serikat, Franklin Delano Roosevelt, tentang mobilisasi pasukan disetujui, dan ini membuat Jepang merasa terancam. Hanya ada dua pilihan bagi Jepang, menyerang terlebih dahulu dan menang atau menunggu hingga Amerika Serikat datang dan menentangnya.

Maka pada 7 Desember 1941, pangkalan militer Amerika Serikat di Hawaii, Pearl Harbor, dibombardir dan menenggelamkan empat ratus kapal Amerika Serikat. Anehnya, kapal-kapal penting dan kuat tidak ada di sana. Yang ada hanyalah kapal-kapal tua yang lemah, yang mungkin bisa tenggelam kapan saja tanpa diserang.

2403 orang meninggal, termasuk 68 warga sipil. Mereka seperti korban yang sudah disiapkan Roosevelt, agar memiliki alasan untuk ikut dalam pertempuran dalam Perang Dunia II (PD II) ini. Maka sehari setelahnya, Amerika Serikat dan Inggris menyatakan perang terhadap Jepang.



USS Arizona tenggelam pada serangan di Pearl Harbor


Sehari setelah menyerang Pearl Harbor, Jepang segera menyerbu Filipina yang juga dikuasai Amerika Serikat. Serangan bom menjadi awal penyerangan, dan berubah menjadi serangan darat dua minggu kemudian.

Pasukan Amerika Serikat dan Filipina mencoba mempertahankan wilayah, tetapi Jepang lebih kuat. Amerika Serikat yang dipimpin Jenderal Douglas McArthur tergusur. Langkah Jepang sangat gemilang, yang dapat disamakan dengan blitzkrieg Jerman.

Jerman melihat Jepang sebagai sebuah kekuatan besar di Asia yang dapat diandalkan. Angkatan perang Jepang berhasil dengan sukses menghajar pertahanan negara-negara kolonial Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat di Asia-Pasifik.

Hitler mencoba merangkul Jepang, dengan harapan dengan itu Jepang akan sudi membantunya dengan menyerang Uni Soviet dari timur, hal yang sebelumnya tak pernah dilakukan Tokyo. Hitler menggambarkan keinginannya bersekutu dengan Jepang melalui pernyataan perang dengan Amerika Serikat, hal yang ditentang banyak anggota Nazi.

Para jenderal memohon agar Hitler tidak melakukan hal tersebut. Mereka tak ingin berhadapan dengan dua legenda sekaligus, Amerika Serikat dan Uni Soviet. Pertempuran front timur sudah melelahkan, dan menambah-nambah front hanya akan mengukir nisan Nazi saja.

Akan tetapi Hitler ingin menjadi orang yang memutuskan. Akhirnya, pada 11 September 1941, Jerman dan Italia menyatakan perang terhadap Amerika Serikat dalam waktu hampir bersamaan.

Afrika Utara menjadi medan pertempuran yang panas. Jerman dan Italia berhasil mengembalikan wilayah yang semula direbut oleh Sekutu. Maroko, Tunisia, Aljazair, dan Sahara Barat yang menrupakan jajahan Perancis yang sudah runtuh, otomatis telah berada di bawah kontrol Jerman.

Dengan bala bantuan dari Jerman, Poros berhasil memasuki Mesir dan membuat Sekutu terdesak. Jepang di Asia berhasil merebut pulau-pulau Pasifik, seperti Pulau Guam dan Wake yang dikuasai Amerika Serikat.

Pada Maret 1941, ketika pertempuran di Rusia dan Afrika Utara semakin memanas, Jepang menyerbu Birma dan menguasainya. Jepang kemudian mulai terfokus pada Port Moresby di Papua Nugini, yang menjadi koloni Inggris.

Sekali lagi, Poros di Afrika Utara terjepit, karena Hitler tengah terfokus pada Uni Soviet dan tidak terlalu memperhatikan pertahanan di Afrika.



Kapal Italia yang berpatroli di Laut Mediterania


Jerman menyerahkan keamanan Laut Mediterania pada angkatan laut Italia yang berjaga-jaga di sepanjang perairan, dari Perancis hingga Tripoli, Libya. Italia berjaga-jaga dengan jumlah pasukan yang banyak, yang diyakini Mussolini tak akan berhasil ditembus Sekutu dengan usaha sekeras apapun.

Namun, kenyataannya lain. Kesalahan justru terjadi akibat kelengahan tentaranya. Angkatan Udara Kerajaan Inggris menyerbu Laut Mediterania dan menenggelamkan sebagian besar kapal-kapal Italia yang berpatroli di lautan. Serangan ini tak mampu ditahan Italia, karena tidak siaga.

Meski mendapat teguran dari Hitler, Mussolini dan Italia-nya memang tak bisa diandalkan sejak awal. Kemudian tak lama setelah itu gabungan angkatan udara Amerika Serikat dan Inggris menyerang angkatan laut Italia lagi, dan sekali lagi, angkatan laut Italia dapat dilumpuhkan secara total akibat ketidaksiagaan pasukannya.

Dalam keadaan putus asa dan semakin terdesak, Rommel meminta pengunduran dirinya pada Hitler, tetapi ditolak. Dia dipaksa melanjutkan pertempuran, bahkan hingga sebagian besar angkatan perang Italia telah lumpuh dan bantuan logistik telah diblokir, karena Laut Mediterania telah berhasil direbut Sekutu. Hitler lebih fokus pada Uni Soviet yang bertempur habis-habisan dengan persenjataan yang lebih hebat.



Tentara Kanada datang membantu Inggris dalam perang di Hongkong


Di tahun yang sama, Jepang menyerbu Hongkong, koloni utama Inggris di China. Pasukan Inggris mencoba mempertahankan Pulau Hongkong, tetapi hasilnya sama saja. Pada 25 Desember 1941, bertepatan dengan hari Natal, seluruh Hongkong sudah jatuh ke tangan Jepang.

Hari Natal yang seharusnya disambut dengan bahagia, justru menjadi duka di pihak Inggris. Poros di Afrika Utara semakin babak belur. Kota Benghazi di Libya berhasil dikuasai oleh Inggris, dan Ajdabiya juga jatuh sehari setelahnya. Rommel mendapat pukulan hebat ketika harus menelan kekalahan di front El Agheila, Libya.

Pada 1 Januari 1942, bertepatan dengan tahun baru Masehi, Deklarasi Persatuan Bangsa-Bangsa ditandatangani oleh 26 negara. Sembilan belas hari kemudian, Konferensi Wannsee diadakan Nazi untuk membahas 'Solusi Akhir Pertanyaan Yahudi'.



Anne Frank, korban holocaust


Berdasarkan hasil konferensi itu, jutaan orang Yahudi mulai dieksekusi di kamp-kamp tahanan, holocaust sudah semakin merajalela di seluruh Jerman. Salah satu korban holocaust paling terkenal adalah Anne Frank, seorang Yahudi Belanda yang kemudian menulis buku harian pengalamannya selama di kamp. Bahkan, satu hal yang nyaris dilakukan Hitler, dia hampir mengubah nama Berlin menjadi Germania.

Rommel tetap bertahan setelah permintaan mundurnya ditolak Hitler. Dengan sukses dia mendapatkan kembali Ajdabiya pada 23 Januari dan Benghazi enam hari kemudian. Pasukan Jerman di tanah Rusia semakin terdesak. Jerman, yang berperan sebagai pasukan garis depan, mengandalkan Italia, Rumania, Hungaria, dan Bulgaria sebagai pasukan garis belakang.

Tapi itulah kesalahan paling fatal Hitler. Tanpa disadarinya, pasukan garis belakang yang dipimpin Italia mengalami kehancuran setelah diserang mendadak oleh Tentara Merah Soviet. Jerman mendapati dirinya terjebak tanpa perlindungan belakang, dan mereka tidak siap menghadapi musim dingin Rusia yang sangat kejam.

Pada Februari 1942, segelintir pasukan Jepang berhasil meluluhlantakkan pasukan Inggris yang berjumlah jauh lebih banyak di Singapura. Pulau Singapura dan sekitarnya jatuh ke tangan Jepang pada hari itu juga, yang menjadi kekalahan paling memalukan dalam sejarah angkatan bersenjata Inggris.



Kuala Lumpur, Februari 1942


Pada bulan dan tahun yang sama, Jepang mulai mengincar Semenanjung Malaya. Angkatan udara Jepang membombardir Kuala Lumpur, Malaysia, yang dikendalikan Inggris. Pasukan Inggris segera mempertahankan Brunei Darussalam, yang merupakan tambang minyak incaran Jepang.

1 Maret 1942, Jawa yang dikendalikan Belanda, menyerah tanpa syarat setelah Jepang mendarat di Tarakan dan mulai mengancam akan mengebom Bandung. Seluruh wilayah Hindia Belanda (sekarang menjadi Indonesia) telah jatuh ke tangan Jepang. Sekitar 100 ribu tentara Belanda, Australia, Amerika Serikat, dan Inggris ditawan di Indonesia.

Setelah menguasai hampir sebagian Asia Tenggara, Jepang kembali fokus pada Filipina yang menyerah pada 9 April 1942 di Tanjung Bataan, dan kemudian seluruh Filipina jatuh pada kendali Jepang pada 6 Mei di Pulau Corregidor. Jenderal Douglas McArthur yang dievakuasi ke Australia berkata "Aku akan kembali", sebelum dia dibawa ke Australia.



Jenderal Douglas McArthur


Meski Jerman menggunakan serangan yang menyasar ke sipil, sebenarnya Amerika Serikat dan Inggrislah yang memulainya. Kedua negara memasuki Jerman daratan dan mengebom kota-kota penting, membunuh rata-rata 100 sipil dalam waktu sehari. Kota Hamburg dan Dresden nyaris hancur total.

Jepang lebih menderita lagi, karena sebagian besar rumah-rumahnya berdekatan dan terbuat dari kayu. Serangan udara Amerika Serikat ke daratan Jepang pada 10 Maret 1942, membuat badai api di angkasa Jepang, dan banyak warga sipil yang tewas akibat serangan ini.

Dua hari sebelum menyerahnya Amerika Serikat di Filipina, sebuah pertempuran di Coral Sea telah dimulai dan dimenangkan Sekutu pada 8 Mei 1942. Kota Tobruk di Libya bagian timur berhasil diambil lagi oleh Poros. Operasi Barbarossa mengalami kebuntuan.

Pasukan Jerman semakin terjepit, meski sudah mengepung Leningrad. Akhirnya Hitler merubah tujuannya. Dari semula menggilas Uni Soviet, menjadi mendapatkan Rusia Selatan. Namun, Stalin tak akan membiarkan hal itu terjadi.



Joseph Stalin, pemimpin Uni Soviet


Jepang dan Amerika Serikat bertempur di Midway, sebuah pertempuran laut dimana pesawat-pesawat Amerika Serikat berhasil menenggelamkan tiga kapal induk Jepang dalam waktu yang begitu singkat, satu menit. Jepang tak pernah pulih sejak kekalahannya disini.

Pada akhir bulan Juni, pertempuran El Alamien I berlangsung dan dimenangkan Poros. Perlawanan Soviet di Crimea berakhir pada 5 Juli 1942 dan kini Stalin bisa lebih leluasa memfokuskan diri pada kecoa-kecoa Hitler di negaranya. Melihat kekuatan yang sudah tak memungkinkan, Jerman menarik diri dari Rusia Utara, menuju selatan.

Meski telah mengepung Leningrad selama 900 hari, tetapi Perlawanan kuat dari Uni Soviet membuat Jerman tak bisa menguasainya. Front Moskow mengalami kekalahan telak, dan Hitler mencoba mengulur kekalahan dengan berusaha mendapatkan sebuah kota di selatan, Stalingrad.

Langkah Jerman menuju Stalingrad bermula pada 9 Juli 1942. Ketika Jepang mulai melancarkan bombardir terhadap Australia Utara, Jenderal Alexander dan Montgomery mengambil alih komando Sekutu atas front di Timur Tengah pada 13 Agustus 1942.



Jenderal Bernard Law Montgomery


Kedua jenderal ternyata berhasil memusingkan Rommel. Hitler, semakin pusing mendapat laporan hasil pertempuran dimana-mana. Jepang harus mempertahankan wilayah yang begitu luas dengan persenjataan yang semakin tipis. Pada 23 Agustus, pesawat-pesawat Jerman menyerang Stalingrad.

Di Afrika Utara, Rommel gagal melancarkan aksi di Alam el Halfa. Pertempuran pecah di kota Stalingrad pada 13 September 1942. Kali ini Tentara Merah Soviet muncul dengan kekuatan yang baru.

Georgy Zhukov, seorang jenderal cemerlang di pihak Uni Soviet, merasa Jepang tak akan menyerang wilayahnya di Timur Jauh, karena negara tersebut sedang sibuk mengurus musuh utamanya, Amerika Serikat.

Zhukov mengerahkan pasukannya dari Siberia yang dibantu persenjataan dan dukungan Tentara Merah. Orang-orang Siberia adalah rakyat mahir berburu dan tidak takut dingin. Kini mereka akan memulai perburuan lagi. Tapi sasarannya bukan rusa ataupun beruang, melainkan tentara Jerman.



Marshal Georgy Konstantinovich Zhukov


Pertempuran Stalingrad adalah pertempuran paling berdarah sepanjang sejarah umat manusia. Kurang lebih tujuh serdadu tewas setiap lima menitnya. Tentara Soviet mati-matian mempertahankan kota dan Jerman yang semakin terdesak dipaksa Hitler untuk tidak menyerah.

Hitler lupa kemampuan istimewa Soviet dalam memobilisasi pasukan. Bantuan yang terus berdatangan membuat Jerman benar-benar dihancurkan. Musim dingin Rusia dimanfaatkan dengan sangat baik oleh pasukan Soviet. Banyak tentara Jerman yang mati akibat penyakit dan kelaparan.

Satu-satunya tujuan mereka merebut Stalingrad bukan karena paksaan dari Hitler, melainkan untuk mempertahankan hidup. Pasukan Jerman yang kedinginan bisa saling bunuh, hanya karena berebut gubuk dan jerami untuk menghangatkan diri. Tapi Soviet berbeda, mereka bekerja sebagai seorang profesional di medan perang dingin dan bersalju.

Perang Stalingrad berlangsung penuh darah. Soviet berada di puncak pertempuran sejak 19 November 1942. Jerman kebingungan menghadapi dua front sekaligus, di Eropa dan Afrika Utara. Italia sudah tak bisa diandalkan dan Jepang terlalu jauh dari jangkauan.



Tentara Sekutu selama Operasi Obor di pantai Algiers, Aljazair


Montgomery melancarkan Operation Lightfoot di El Alamien yang membuat pertahanan Poros di kota itu kocar-kacir dan berhasil beralih kendali ke tangan Sekutu. Tiga hari kemudian, yaitu pada 8 November 1942, Jenderal Dwight Eisenhower dari Amerika Serikat melancarkan Operasi Obor (Operation Torch) guna merebut Maroko dan Aljazair yang dikendalikan pemerintah Perancis Vichy.

Hanya dalam waktu sehari, Sidi Barrani diambil alih lagi oleh Sekutu, begitu juga dengan Tobruk empat hari kemudian. Pada 15 Desember, Inggris merebut Derna, sementara Amerika Serikat berhasil mendarat di Maroko dan Aljazair setelah mengalahkan gabungan tentara Jerman dan Perancis Vichy pada 16 November 1942. Jerman dan Amerika Serikat lalu bertemu di kota Djebel Abiod, Tunisia, sehari setelahnya.

Rommel kesulitan menghadapi dua jenderal jenius sekaligus. Serdadu Sekutu yang dinamai Eighth Army, berhasil menduduki Benghazi pada 20 November. Tentara Amerika Serikat berjalan dan dalam waktu seminggu berhasil mencapai kota Terbourba dan Djedeida, 12 mil dari Tunis, pusat pertahanan Poros.

Akan tetapi Rommel berhasil mendorong mundur pasukan tersebut di Medjez el Bab, dan memaksanya bertahan di Terbourba yang kemudian gagal dipertahankan oleh Amerika Serikat. Sementara itu, di timur, Eighth Army berhasil merebut Sirte.

Jepang tak pernah memulai aksi dan terus bertahan sejak Pertempuran Midway. Negara kecil itu harus mempertahankan wilayah luasnya dari gempuran Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Inggris.

Ibukota kolonial Italia di Tripoli dirampas oleh Inggris pada 23 Januari 1943. Rommel dan tentaranya terseok-seok menyelamatkan diri ke Garis Mareth, perbatasan selatan Tunisia dengan Libya. Dari Jalan Faid di pusat Tunis, Poros melangkah menuju pertempuran Zizi Bouzid, dan tiba di Sbeteila dua hari kemudian. Poros benar-benar semakin terdesak di Afrika Utara.

Di Stalingrad, Jerman sudah tak punya harapan untuk menang, tetapi Hitler tetap bersikeras untuk menguasai kota. Stalin menganggap Hitler melakukan aksi yang sia-sia, dan dia tetap menolak menyerahkan Stalingrad sebagaimana Finlandia menyerahkan Viipuri.

Serdadu Jerman akhirnya terkepung di kota, tanpa makanan, tanpa bantuan logistik, tanpa persenjataan, dan Soviet sudah siap melakukan strategi 'sapu habis', hingga akhirnya serdadu Jerman menyerah pada 2 Februari 1943. Sisa-sisa tentara Jerman ditawan, tapi perlakuan sebagai tawanan masih lebih baik daripada kedinginan dan melanjutkan pertarungan yang sia-sia di Stalingrad.



Serdadu Soviet mengibarkan bendera kemenangan di Stalingrad


Stalingrad, sebuah kota di daratan Rusia, akhirnya menjadi awal dari akhir para pasukan Nazi, yang dengan tak sengaja telah mengukir batu nisannya sendiri. Pertempuran itu adalah kekalahan pertama Jerman, sekaligus patokan dari kekalahan-kekalahan Jerman pada pertempuran berikutnya.

Operation Vulcan yang dilancarkan Sekutu pada 7 Mei 1943 berhasil menyelesaikan Front Timur Tengah. Mereka menyerbu masuk ke dalam Tunisia, satu-satunya wilayah kekuasaan Poros yang tersisa di Afrika Utara. Bantuan tak bisa lagi dikirim, karena Laut Mediterania yang tadinya diberikan pada Italia, justru jatuh ke tangan Inggris, Australia, dan Selandia Baru.

Rommel hanya tinggal menanti kekalahannya yang pertama. Meski begitu, Nazi Jerman tetap mati-matian mempertahankan Tunisia dengan percuma. Pertempuran besar terjadi di Sfax, Sidi Bouzid, Terbourba, dan Djedeida. Garis Mareth berhasil dikuasai Sekutu terlebih dahulu pada 23 Maret 1943.

Akhirnya Amerika Serikat dapat melaju kembali ke Tunisia, setelah mendapat kebuntuan di Terbourba, setelah Inggris berhasil menerobos pertahanan timur dan selatan Jerman di Tunisia.

Pada 7 Mei 1943, pasukan Inggris memasuki ibukota Tunis, Amerika Serikat mengambil kendali atas kota Bizerte, dan Rommel dievakuasi kembali ke negaranya. Sisa-sisa serdadu Jerman dan Italia menyerah di Tunis, Tunisia, pada 13 Mei 1943. Front Afrika dan Timur Tengahpun berakhir di sini.



Serdadu Jerman dan Italia yang ditawan setelah jatuhnya Tunis, Tunisia


Jatuhnya Tunis dan kekalahan Poros di Afrika Utara dan Stalingrad, adalah awal dari kekalahan beruntun Italia dan Jerman, sementara kekalahan Jepang atas Midway adalah titik balik yang signifikan.

Setelah kekalahan Poros di Afrika Utara, Uni Soviet dan Amerika Serikat mulai mengambil andil dalam pembebasan Asia dan Eropa. Pakta Non-Agresi telah gagal disepakati dan Soviet kini mulai tergiur melihat Jerman yang sudah lemah, setelah kegagalan atas Stalingrad.



Bersambung Ke ~~~> Sejarah Perang Dunia II Versi Lengkap [ Chapter 4 ]


Sumber : http://siradel.blogspot.com